DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

4 Oktober 2017

Tim PAK Tingkat Eselon II Sepakati Penyelesaian Raperpres KSN Gerbangkertosusila

Diselenggarakan Rapat Pembahasan Akhir Substansi atas Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Perkotaan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan (RPerpres RTR KSN Perkotaan Gerbangkertosusila) dengan Tim Pelaksana (Eselon II) Panitia Antar Kementerian (PAK) di Ruang Rapat Prambanan, Gedung Ditjen Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN (5/10). Rapat tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Nomor 351/KEP-92/VII/2017 tentang PAK/Lembaga Non Kementerian dalam Rangka Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional. Dari 19 Kementerian/Lembaga yang tergabung dalam Tim PAK, sebanyak 16 Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya turut hadir dan mendukung agar  RPerpres KSN Gerbangkertosusila segera diselesaikan.

 

Dalam rapat yang dipimpin oleh Aria Indra Purnama, ST, MUM selaku Direktur Perencanaan Tata Ruang, selain  penyepakatan substansi teknis juga menyatakan bahwa RPerpres tersebut dapat diproses lebih lanjut ke tahap selanjutnya dengan mempertimbangkan beberapa hal yang harus segera ditindaklanjut. “Pada prinsipnya Provinsi Jawa Timur mendukung segera disahkannya RPerpres ini” ujar Suci selaku Kepala UPT Tata Ruang Provinsi Jawa Timur. Subtansi yang diatur dalam RPerpres RTR Kawasan Perkotaan Gerbangkertosusila ini adalah yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

 

Terdapat 2 (dua) isu yang masih diperdebatkan pada pertemuan tersebut yaitu jalan bebas hambatan dan Terminal Joyoboyo. Isu terkait penetapan ruas jalan bebas hambatan untuk ruas dari Waru ke Tanjung Perak masih menunggu keputusan bersama antara Pemerintah Kota Surabaya dan Badan Pengatur Jalan Tol, Kementerian PUPR. Untuk terminal, penyepakatan fungsi Terminal Joyoboyo menunggu keputusan bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya. Selanjutnya substansi terkait klasifikasi terminal akan ditetapkan berdasarkan fungsi, yang terdiri atas terminal yang melayani angkutan AKAP dan terminal yang melayani angkutan AKDP.

 

Dalam proses penyusunannya, RPerpres RTR KSN Perkotaan Gerbangkertosusila terdapat berbagai dinamika, dan pada tahun 2017 telah disepakati bersama oleh semua kepala daerah sehingga dapat dilanjutkan ke tahap pembahasan oleh Tim PAK di Pusat. Diharapkan RPerpres ini dapat segera diselesaikan pada akhir tahun 2017. Adapun agenda berikutnya adalah  penyepakatan muatan substansi oleh Tim Pengarah (Eselon I) sebelum diajukan ke tahap legalisasi oleh Presiden. (ANP)


Sumber : admin

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita